Pineleng, 25 April 2026 - Rapat Koordinasi Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten se-Provinsi Sulawesi Utara telah sukses diselenggarakan selama dua hari, pada tanggal 24 hingga 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan pendampingan desa di seluruh wilayah provinsi.
Kegiatan rakor ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah (PMDD) Provinsi Sulawesi Utara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) III, serta perwakilan dari Bank Mandiri yang turut memberikan dukungan dalam pembiayaan kegiatan. Kehadiran para pihak ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kapasitas pendamping desa serta penguatan tata kelola pembangunan desa yang lebih baik.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas PMDD Provinsi Sulawesi Utara yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat desa. Ia juga menggarisbawahi peran strategis TAPM dalam memastikan bahwa kebijakan dan program pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat desa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan dari Koordinator Provinsi (Korprov) yang menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan rapat koordinasi, serta alur kegiatan selama dua hari ke depan. Dalam paparannya, Korprov menegaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman, mengevaluasi capaian kinerja, serta merumuskan strategi ke depan dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta perumusan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan di masing-masing kabupaten. Suasana interaktif dan penuh semangat kolaborasi menjadi ciri khas kegiatan ini, mencerminkan komitmen kuat dari seluruh TAPM untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan di lapangan.
Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antar TAPM kabupaten, serta terciptanya keselarasan langkah dalam mendukung pembangunan desa di Provinsi Sulawesi Utara. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa ke depan.
Rakor ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga ruang refleksi dan konsolidasi untuk menghadapi tantangan pembangunan desa yang semakin kompleks, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar