
Wilayah Kepulauan Siau Tagulandang dan Biaro termasuk kategori daerah 3T yang menghadapi keterbatasan akses, khususnya jaringan internet. Kondisi ini menyulitkan masyarakat dalam memperoleh informasi secara digital, serta berdampak luas terhadap kinerja pemerintah desa, sektor pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat secara umum dalam memenuhi berbagai kebutuhan layanan dan informasi.
Situasi tersebut, seperti yang terjadi di Desa Laghaeng dengan jumlah penduduk 574 jiwa, menjadi perhatian utama dalam proses perencanaan pembangunan desa. Melalui pendampingan aktif dari Pendamping Desa yang berperan mengawal seluruh tahapan—mulai dari identifikasi masalah, musyawarah desa, penyusunan hingga penetapan RKP Desa Tahun 2025—masyarakat bersama pemerintah desa berhasil merumuskan kebutuhan prioritas berupa penyediaan jaringan internet.